|
Page 1 of 2 Dunia overclocking tampaknya belum kehilangan daya tarik dari dunia IT pada umumnya. Bahkan, overclocking semakin berakar dan berkembang seiring dengan bertambahnya waktu. Hal ini terlihat dari Jogja Overclocking Contest IV yang baru-baru ini dilaksanakan pada tanggal 17-18 Februari 2007 di Gedung Mandala Bhakti Wanitatama. Berlaku sebagai panitia adalah mahasiswa Fakultas MIPA UGM Program Studi Matematika Statistika dan Ilmu Komputer. Perlombaan ini didukung oleh Corsair, majalah CHIP dan Hypermedia. Selain itu, monitor LG dan meja komputer Frontline juga turut membantu pelaksanaan lomba ini.

Peraturan yang baru Untuk memberi gairah baru pada Jogja Overclocking Contest IV, panitia menerapkan peraturan baru yang disusun bersama juri dari komunitas Overclockerindo (www.ocindo.com). Peraturan yang tadinya membatasi peserta pada dua kali kesempatan percobaan, kini peserta hanya dibatasi oleh waktu perlombaan untuk mendapatkan skor tertinggi. Dengan demikian selama waktu tenggang tersebut peserta boleh mencoba berkali kali tanpa batas sampai skor maksimum dicapai. Untuk mencapai skor tertinggi ini, juri bahkan memperbolehkan tweaking pada sistem operasi dan driver. Perubahan peraturan ini dibuat berdasarkan makin bergesernya tabiat overclocker untuk menjadi pemburu skor benchmark. Pemburu skor ini mengesampingkan fungsi PC yang seharusnya menjadi alat bantu menjadi alat pacu. Dengan mengakomodir kebutuhan ini panitia dan juri berharap kompetisi overclocking di indonesia untuk pindah ke level yang lebih tinggi lagi, bahkan diharapkan menjadi kompetisi bergengsi seperti halnya kompetisi Formula 1. Peserta dari berbagai daerah Perubahan peraturan ini tidak menyurutkan animo peserta untuk menghadiri kompetisi overclocking kali ini. Hal ini terbukti dengan ramainya seluruh sesi yang diadakan oleh panitia. Wajah wajah baru juga mulai bermunculan walaupun sebagian peserta merupakan veteran overclocking yang memang sudah berpengalaman berlomba. Para peserta yang datang memang sebagian didominasi oleh peserta tuan rumah. Namun, para pendekar overclocking dari Semarang, Solo, dan Jakarta, bahkan Manado tetap datang untuk membuktikan kepiawaian mereka. Pada lomba kali perwakilan dari Bandung dan Surabaya terlihat absen. Kehadiran para peserta bukan semata mata untuk mengejar hadiah yang disediakan sponsor, akan tetapi lebih kepada kebanggaan untuk mengejar prestasi. Core 2 Duo, Double Performance Gain Hal yang terlihat menarik pada lomba kali ini justru berada pada kelas High End yang didominasi oleh prosesor Intel Core 2 Duo. Kelas High End yang tadinya sulit menembus angka kenaikan performa sebesar 80% , kini telah mencapai kisaran angka 90%. Bottleneck yang dijumpai justru berasal dari VGA yang dipakai. Kenaikan performa prosesor dan bandwidth memory sistem Core 2 Duo bahkan telah mencapai kenaikan 100% lebih. Rekor clock CPU pada perlombaan kali ini adalah 4 Ghz dan stabil. Untuk menstabilkan sistem mereka, para peserta masih mengandalkan jenis pendingin dry ice dan watercooling, walaupun sistem pendingin heatsink tetap bisa bersaing ketat. VGA yang Heterogen Maraknya jenis VGA yang beredar saat ini juga membawa dampak yang positif pada pelaksanaan lomba. VGA yang dipakai oleh peserta semakin terlihat heterogen. Tidak terlihat ada satu VGA yang mendominasi satu kelas tertentu. Potensi overclock tiap VGA yang dipakai pun terlihat berimbang. Strategi yang dipakai juga terlihat semakin beragam, tergantung jenis VGA yang dipakai. Dengan demikian lomba overclocking kali ini semakin menarik untuk diamati Pemenang Kelas High End Juara 1: Jozzy Hadiah : Corsair Dominator PC 6400 C4 2x1GB, Voucher Majalah CHIP 3 Edisi Juara 2: Alva Jonatan BINUS OC Team
Hadiah : Corsair Flash Voyager 4GB, Voucher Majalah CHIP 3 edisi, Uang Tunai Rp 300.000 Kelas MainStream Juara 1: Ferry Red Rocket Hadiah : Silver River 2.5” ThermalTake, Voucher Majalah CHIP 3 Edisi, Voucher Hypermedia Magazine 6 Edisi, Uang Tunai Rp 300.000 Juara 2: Gutomo Corsair Flash Voyager 2GB, Voucher Hypermedia Magazine 6 Edisi, Uang Tunai Rp 200.000 Kelas Low End Juara 1: Dityo Hadiah: Corsair Twin2X1024A-6400 2x512MB, Voucher Majalah CHIP 3 Edisi, Voucher Hypermedia Magazine 6 Edisi Juara 2: Aldian Placido Hadiah: Corsair Flash Voyager 2GB, Voucher Hypermedia Magazine 6 Edisi, Uang Tunai Rp 200.000
 Kiri-kanan : Gutomo, Alva, Dito, Aldian, Ferry, Jozzy
|